photo

Banjir bandang yang menerjang Kabupaten Situbondo hari Senin, 3 Februari 2025 lalu mengakibatkan 16 Desa pada 7 Kecamatan terdampak, 4.712 jiwa terdampak, 1.167 rumah terdampak, 118 rumah rusak berat/hanyut.

Warga terdampak yang rumahnya hanyut masih tinggal di tempat yang lebih aman. Ada yang mengungsi ke tempat orang tuanya, saudaranya bahkan tetangganya. Ada yang kurang nyaman, rasa tidak enak (rikuh) dan bahkan jika diteruskan bukan tidak mungkin akan terjadi konflik di antara mereka.

Sahabat sejuk Nurul Hayat, Mari hadirkan tawa bahagia bagi mereka yang kehilangan rumah akibat banjir bandang Situbondo dengan bangunkan rumah layak huni. Bantu mereka menyambut lebaran dengan rumah baru agar mereka bisa menyambut keluarga dan saudaranya yang hendak sillaturahmi ke rumah mereka. Semoga setiap tamu yang datang mengunjungi rumah yang kita hadirkan bernilai pahala bagi kita semua.

Hunian ini sangat penting untuk keberlanjutan hidup mereka. Kami berencana untuk membuat hunian itu, dengan konsep Program Griya Cahaya Hidup yang sudah 6 tahun lebih ini telah kita lakukan di berbagai tempat.  Hunian ini menggunakan bahan ramah lingkungan. Dibangun dengan gotong royong. InsyaAllah hunian ini menjadi harapan mereka untuk bangkit dan kembali hidup normal kembali.

Hampir 2 bulan kami membersamai para penyintas banjir bandang Situbondo. Berbagai kegiatan telah kami laksanakan demi para penyintas bisa bertahan, mulai dari distribusi makanan siap saji, distribusi bahan makanan, peralatan sekolah hingga dukungan psikososial untuk warga terdampak.

Terbaru, kami membersamai warga yang rumahnya hanyut terbawa banjir untuk membangun kembali rumah mereka. Semua itu berkat donasi dari sahabat sejuk semuanya. Total ada 8 rumah yang kami rencanakan untuk dibangun kembali. Bapak Saifullah, Tosen, Nurjoyo, Etto, Rusdi, Ali Topan, Bu Surahya dan Juga Bu Jum adalah nama-nama penerima manfaat pembangunan kembali rumah yang hanyut akibat banjir bandang Situbondo dalam program Griya Cahaya Hidup.

Sejauh ini sudah 3 rumah yang kita mulai bangun. Kita mulai dari Rumah Bapak Saifullah, Nurjoyo dan Bu Surahya. Dalam 2 bulan ini mereka harus berdesak-desakan tinggal di rumah saudara mereka yang terbilang kecil. Hingga tak jarang yang laki-laki tidur di teras rumah.

Sahabat sejuk kami mewakili para penyintas terutama yang sedang dibangunkan rumah berkat donasi sahabat semua mengucapkan beribu terima kasih atas dukungan yang telah diberikan. Semoga amal kita semua diterima oleh Allah ﷻ dan menjadi lantaran diterimanya puasa kita semua. Aamiin ya rabbal alamiin.


Bagikan ke Teman





Rekomendasi Artikel