photo

Saat ini LAZNAS Nurul Hayat terus membantu para penyintas dan warga terdampak bencana nasional khususnya di Situbondo. Banjir bandang yang menerjang Kabupaten Situbondo pada Selasa, 4 Februari 2025 lalu mengakibatkan 1.280 KK terdampak, 1.167 rumah terdampak, 55 rumah rusak berat, 27 rumah rusak sedang, 29 rumah rusak ringan, 200 anak sekolah kehilangan peralatan sekolahnya dan 5 jembatan terputus.


LAZNAS Nurul Hayat berkomitmen dengan datang membantu warga terdampak banjir Situbondo lebih tepatnya di Dusun Bringin, Desa Tambak Ukir, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo. Dusun ini merupakan dusun yang terdampak paling parah akibat banjir ini. 23 rumah hilang terbawa banjir dan 11 di antaranya adalah rumah lansia. Jembatan penghubung antara Dusun Bringin dan Tambak Ukir putus sehingga relawan Nurul Hayat bersama warga lokal mendirikan jembatan darurat agar mobilitas masyarakat bisa berjalan.


Selain itu LAZNAS Nurul Hayat juga mendistribusikan makanan siap saji, logistik makanan dan juga distribusi  peralatan sekolah.

Respon banjir Situbondo ini akan panjang. Warga terdampak yang kehilangan rumah, akan membutuhkan uluran tangan kita. Di tengah efisiensi dana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dipangkas 43 % tentu akan berdampak pada penanganan bencana oleh BNPB sendiri. Terlepas dari program baru, program yang ditambah ataupun dikurangi oleh pemerintah, hal ini menjadi perhatian dan peluang kita semua untuk peduli dan membantu masyarakat terdampak bencana.

Oleh karena itulah kami memberi peluang dan mengajak sahabat sejuk semua untuk peduli dan membantu warga terdampak bencana dengan klik link berikut: zakatkita.org/tanggapbencananasional

Kami mewakili para penyintas bencana mengucapkan berjuta-juta terima kasih kepada sahabat sejuk Nurul Hayat semua. Semoga kebaikan teman-teman dibalas berlipat ganda oleh Allah Ta’ala.  Aamiin ya Rabbal Alamiin.


Bagikan ke Teman





Rekomendasi Artikel