photo

Masjid Jami’ Baitul Karim terletak di Dusun Pesantren, RT 06/RW 09, Kel. Ngadirgo, Kec. Mijen, Kota Semarang. Masjid ini berdampingan dengan dua Ponpes yang ada di lingkungan desa tersebut yaitu Ponpes PA Safinatun Najaah dan Ponpes Darul karim.

Masjid ini selesai pembangunan dan mulai difungsikan pada bulan Oktober 2022. Jamaahnya mencakup 6 RT dalam 1 RW, dengan jumlah warga sekitar 420 jiwa. Ditambah ada santri dari Ponpes, jumlahnya sekitar 50 santri. Masjid ini juga sering mengadakan kegiatan pengajian baik bersama warga sekitar ataupun bersama santri Ponpes, sebagai bentuk memakmurkan masjid.

Masjid Jami’ Baitul Karim Mijen mengalami masalah utama di minimnya debit air untuk kebutuhan wudhu dan bersuci jamaah. Sumber air saat ini mengandalkan air artetis yang ada di lingkungan sekitar. Namun itu masih tidak mencukupi untuk kebutuhan harian, bahkan pada waktu sholat Jumat, air pernah tidak mengalir, sehingga menyulitkan jamaah yang ingin bersuci saat sholat Jumat.

Masjid ini selesai pembangunan dan mulai difungsikan pada bulan Oktober 2022. Jamaahnya mencakup 6 RT dalam 1 RW, dengan jumlah warga sekitar 420 jiwa. Ditambah ada santri dari Ponpes, jumlahnya sekitar 50 santri. Masjid ini juga sering mengadakan kegiatan pengajian baik bersama warga sekitar ataupun bersama santri Ponpes, sebagai bentuk memakmurkan masjid.

Masjid Jami’ Baitul Karim Mijen mengalami masalah utama di minimnya debit air untuk kebutuhan wudhu dan bersuci jamaah. Sumber air saat ini mengandalkan air artetis yang ada di lingkungan sekitar. Namun itu masih tidak mencukupi untuk kebutuhan harian, bahkan pada waktu sholat Jumat, air pernah tidak mengalir, sehingga menyulitkan jamaah yang ingin bersuci saat sholat Jumat.

Dulu di sekitar desa ini ada sebuah sendang, tetapi karena kondisi alam, akhirnya debit air di sendang semakin berkurang dan sekarang tidak bisa dimanfaatkan lagi. Warga sekitar juga pernah membuat sumur gali, tetapi air yang keluar kualitasnya tidak bagus (bau tidak sedap). Sudah 10 tahun ini warga bertahan dengan air sumur yang kualitasnya tidak bagus tersebut.

Alhamdulillah, terima kasih sahabat sejuk Nurul Hayat yang telah menyalurkan sedekahnya untuk program ini. Berkat sedekah dari sahabat sejuk, Nurul Hayat bisa membuatkan sumur bor dengan kedalaman 93 meter, di Masjid Baitul Karim. Semoga menjadi amal jariyah sahabat sejuk yang pahala akan terus mengalir sampai kelak nanti dan semakin bermanfaat untuk para jama’ah, santri dan warga sekitar. Amiin ya Rabbal Alamiin.



Bagikan ke Teman





Rekomendasi Artikel