photo

Setelah kami melakukan verifikasi langsung bersama kepala sekolah, terdata ada 18 siswa yang kondisinya sangat urgent untuk dibantu. Ada yang hampir putus sekolah karena tak mampu membeli perlengkapan, ada yang harus berbagi buku dengan temannya, bahkan ada yang berangkat sekolah tanpa uang saku sedikit pun.

Temuan ini kami sampaikan ke pimpinan. Dan alhamdulillah, akhirnya disetujui. Kini, pintu kebaikan terbuka. Inilah kesempatan kita untuk hadir, meringankan beban mereka, dan menjaga semangat belajarnya tetap menyala.


Alhamdulillah, saat ini bantuan pendidikan dhuafa juga sudah tersalurkan bagi warga yang terdampak air rob di wilayah Sayung, Demak. Semoga menjadi langkah awal agar semakin banyak anak-anak dhuafa yang bisa melanjutkan pendidikannya tanpa terbebani kesulitan hidup yang mereka alami.


Bagikan ke Teman





Rekomendasi Artikel