photo

Sedekah di Masa Sulit

Dari Hakim bin Hizam Radhiyallhu Anhu, dia berkata, “Rasulullah SAW bersabda: ‘Tangan di atas lebih baik daripada tangan yang di bawah. Mulailah memberi dari orang yang berada di bawah tanggunganmu, dan sebaik-baiknya sedekah ketika merasa cukup, barang siapa menjaga kehormatan dirinya niscaya Allah menjaganya, barang siapa yang merasa cukup maka Allah akan mencukupkannya.”(HR Al Bukhari, Ahmad, An-Nasa’i (dari Abu Hurairah).

Bersedekah adalah ibadah yang mulia. Sedekah merupakan bentuk kasih sayang kepada orang-orang fakir, miskin, dan mereka yang membutuhkan. Allah mengganjar mereka yang bersedekah dengan pahala. Orang bersedekah berhak mendapat rahmat Allah (QS al-A’raf [7]: 56). Sedekah akan menjadi naungan di akhirat saat tidak ada naungan, kecuali naungan Allah.

“Sesungguhnya, sedekah itu memadamkan panasnya kubur dan hanyalah seorang Mukmin yang mendapatkan naungan pada hari kiamat nanti dengan sedekahnya.” (HR Thabrani dan Baihaqi).

Sedekah menolak mati dalam keadaan suul khatimah (akhir yang buruk). “Akhlak buruk adalah kejelekan, kuat ingatan adalah mengembangkan, dan sedekah menolak mati suul khatimah.” (HR al- Baihaqi).

Hal ini sebagaimana yang dijelaskan dalam sebuah hadits mengenai jaminan Allah SWT kepada hamba-Nya. Jaminan itu adalah bahwa hambanya tidak akan merugi, melainkan akan mendapatkan keuntungan apabila menjalankannya dengan baik.

Dari Abi Kabsyah Amr bin Sa’ad al-Anmary RA: “Rasulullah bersabda: tiga hal yang aku bersumpah atasnya, dengarkanlah (secara baik-baik): (yakni) tidak berkurang harta seorang hamba karena sedekah, dan tidak akan terzalimi seorang hamba karena sabar atas kezaliman (yang menimpanya) itu, justru Allah berikan kemuliaan kepadanya, (lalu) seseorang yang meminta-minta (padahal masih mampu) maka Allah akan bukakan pintu kefakiran terhadapnya.”

Rasulullah SAW adalah sosok yang amat dermawan. Beliau selalu mencontohkan dan mengajarkan tentang keutamaan bersedekah. Sebagai Muslim, sudah sepatutnya kita meniru apa yang dilakukan Rasulullah.

Sedekah dan kesabaran menjadi fondasi yang perlu dijaga bagi setiap Muslim. Sebaliknya, sikap meminta-minta, terlebih dalam keadaan mampu, harus dihindari. Jadikan sedekah cara kita mentransfer kekuatan bagi sesama di masa yang sulit ini.

Dalam sebuah hadits riwayat diceritakan bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam pernah ditanya mengenai sedekah mana yang paling afdhol. Lalu beliau menjawab,

Sedekah dari orang yang serba kekurangan.” (HR. An Nasai No. 2526)

Kemudian dalam hadits yang lain, Nabi Muhammad juga pernah bersabda mengenai sedekah saat susah. Beliau bersabda,

Dari Abu Hurairah, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda, “Satu dirham dapat mengungguli seratus ribu dirham“. Lalu ada yang bertanya, “Bagaimana itu bisa terjadi wahai Rasulullah?” Beliau jelaskan, “Ada seorang yang memiliki dua dirham lalu mengambil satu dirham untuk disedekahkan. Ada pula seseorang memiliki harta yang banyak sekali, lalu ia mengambil dari kantongnya seratus ribu dirham untuk disedekahkan.” (HR. An Nasai No. 2527)

Dari hadits di atas dijelaskan bahwa sedekah yang dikeluarkan seseorang saat ia kekurangan bisa mengungguli sedekah orang yang memiliki banyak harta. Penjelasannya adalah bagi orang yang punya banyak harta pasti mudah bagi dia mengeluarkan banyak uang untuk disedekahkan. Namun berbeda dengan orang yang kesulitan, ketika ia sampai rela mengorbankan setengah, atau bahkan seluruh hartanya untuk disedekahkan tentu saja pahalanya akan lebih besar. Karena yang dinilai dari sedekah bukan hanya nominal, namun keikhlasan dan pengorbanannya.

Cerita orang kaya yang bersedekah dengan nominal yang fantastis memang mengundang decak kagum. Akan tetapi tentu lebih luar biasa jika kita bisa melihat orang yang serba kekurangan namun tetap sering bersedekah. Meski dalam keadaan susah, ia tetap bersedekah. Hal tersebut sangat luar biasa dan mungkin akan menginspirasi orang lain yang belum bersedekah agar mau sedekah. Karena orang susah saja bisa sedekah kenapa yang lain tidak

Orang yang sedekah saat susah akan semakin bernilai di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Orang susah yang terus bersedekah sesungguhnya memiliki keluasan jiwa yang luar biasa. Orang yang selalu memandang bahwa ada yang lebih membutuhkan selain dirinya adalah salah satu bentuk ketaatan dan dapat memperkuat tali persaudaraan antar sesama manusia.

Manfaat Bersedekah dalam Kondisi Sulit

1. Sedekah akan Menambah Harta

Menabung adalah konsep keuangan manusia untuk menambah harta. Semakin banyak uang yang disimpan maka semakin banyak harta kita. Namun hal ini berbeda 180 derajat dari konsep keuangan Islam. Menurut ajaran Islam, semakin banyak uang dikeluarkan untuk sedekah maka semakin bertambah harta kita. Barangsiapa yang sering bersedekah, harta dia akan semakin bertambah dan berkah. Semua kebutuhan hidupnya akan dicukupi dan apapun yang sedang diusahakan akan mudah dan lancar. Dalam Al Quran Allah berfirman,

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. Al-Baqarah: 261)

2. Meredam Murka Allah

Nabi Muhammad bersabda bahwa sedekah akan memadamkan murka Allah Ta’ala. Selain itu, sedekah juga akan menghindari seseorang dari kematian yang buruk. Salah satu keutamaan dan manfaat sedekah adalah bisa memadamkan amarah Allah sehingga akan aman di dunia dan akhirat.

Sesungguhnya sedekah itu memadamkan murka Allah dan menolak mati jelek (su’ul khotimah). (HR. Tirmidzi)

3. Sedekah Menyembuhkan Orang Sakit

Sedekah adalah penyembuh untuk orang sakit. Tidak hanya bisa menyembuhkan penyakit orang lain, namun juga bisa menyembungkan penyakit kita. Rasullah bersabda bahwa barang siapa yang memelihara harta bendanya dengan cara mengeluarkan zakat, obatilah penyakitmu dengan sedekah. Rasulullah bersabda:

Sembuhkanlah orang-orang yang sakit di antara kalian dengan sedekah. (HR. Al-Dailami)

Tentu saja ada banyak keutamaan sedekah lainnya. Namun, melakukan sedekah saat susah nilai pahalanya akan berlipat dibanding sedekah saat kondisi lapang. Semoga bisa menginspirasi kita semua, bahwa siapapun bisa melakukan sedekah asalkan dengan niat tulus karena Allah.


Bagikan ke Teman





Rekomendasi Artikel