photo

Oleh: Kholaf Hibatulloh, Direktur Program NH

Ramadhan 1441 H ini akan kita kenang sebagai bulan Ramadhan yang sangat berkesan. Pada bulan Ramadhan 1441 H ini, Allah ta’ala  tidak hanya mengajarkan bagaimana menahan nafsu dunia. Tetapi kita juga dihadapkan pada persoalan pelik yang itu juga dialami oleh semua orang. 

Alhamdulillah, kini Syawal telah tiba. Hari raya pun kita rayakan dengan situasi dan kondisi yang berbeda  (asumsi saya hari raya dirayakan dengan protokol kesehatan yang ketat.  Artikel ini saya tulis saat masih dalam bulan Ramadhan).

Banyak yang  tidak bisa pulang kampung ataupun mudik. Media video call pun menjadi alternatif untuk bisa bertatap muka, meskipun tidak langsung. Dan meski tetap tidak bisa menggantikan rasa rindu yang memuncak.

Orangtua yang anaknya merantau, ataupun sebaliknya. Seorang Ayah yang harus bekerja jauh untuk menafkahi anak dan istri di rumah. Mereka tidak bisa pulang karena syarat ketat dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan menularnya Covid-19.

Hal ini pun dirasakan oleh jutaan orang di negeri ini. Bukan hanya saya ataupun Anda. Sehingga kita tidak perlu terlalu bersedih. Kita syukuri dan nikmati saja proses hidup yang memang sudah Allah ta’ala takdirkan ini. 

Hari Raya Idul Fitri menjadi momentum dimana kita kembali fitrah atas segala kesalahan yang kita lakukan. Semoga Allah  ta’ala jadikan hati ini semakin tenang, lapang dan hanya bergantung kepada-Nya semata. 

Sebulan penuh kita berperang melawan hawa nafsu. Namun jika Anda sadar, Ramadhan taun ini lawan kita sebenarnya  tidak hanya hawa nafsu, tapi juga soal kepedulian. 

Pada saat semua orang mengalami ujian Covid 19, begitu juga Anda. Apakah hal ini semakin membentuk kepedulian antar manusia tambah membuncah atau justru membuat kita semakin individualis? 

Hanya kita sendiri yang bisa menjawab.

Jika kita masuk kategori yang semakin terbentuk kepeduliannya, berarti Anda menang telak. Ibarat di sepak bola, Anda menang telak atas lawan Anda dengan skor 2 : 0. Kemenangan  telak ini tentu tidak akan pernah Anda lupakan. Karena kemenangan yang sangat berkesan. Kemenangan Ramadhan yang tidak hanya menguatkan hubungan antara hamba kepada Allah ta’ala, tetapi juga hubungan antar hamba.

Khairunnas anfa'uhum linnas, sebaik-baik manusia adalah  yang bermanfaat bagi manusia lainnya.


****

Keluarga sejuk Nurul Hayat, saya mewakili manajemen Yayasan Nurul Hayat mengucapkan selamat  Hari Raya IdulFitri. Mohon maaf lahir dan batin. Mari bersama melanjutkan kebaikan yang telah kita rangkai selama ini. Melalui program kemanfaatan yang dikelola oleh Yayasan Nurul Hayat melalui LAZNAS NH Zakat Kita.

Kami sadar,  semua yang ada saat ini adalah berkat doa Anda melalui amanah zakat, infak,  sedekah.  Dan tentu juga doa dari mereka yang  menjadi penerima manfaat. Kami hanya sebagai penghubung. Agar amanah Anda bisa tepat sasaran kepada yang membutuhkan. Semoga apa yang Anda percayakan kepada LAZNAS NH Zakat Kita dapat mensucikan harta yang  ada di tangan dan juga menjadikan keshalehan pada keluarga Anda.

Oh ya. Klik https://zakatkita.org

Rasakan kemudahan zakat, infak, sedekah dan donasi kemanusiaan melalui platform NH Zakat Kita. Salam..



Bagikan ke Teman