URGENT! Donasi Peti Mati untuk Keluarga Dhuafa
URGENT! Donasi Peti Mati untuk Keluarga Dhuafa

Penggalang Dana Oleh

zakatkita.org
ORG

Identitas terverifikasi

Terkumpul

Rp 2.615.301

dari target Rp 50.000.000

5%Tercapai

Tersisa

56 hari

Bagikan ke Teman

Silahkan lengkapi data di bawah ini

Protokol Covid-19, Jenazah dan Peti Mati

Dalam konteks peti mati, kini menjadi sangat kompleks akhirnya. Di masa pandemi ini semua pasien yang meninggal di rumah sakit akan mengikuti pemulasaraan jenazah sesuai aturan protokol Covid-19. Apalagi jika rumah sakit tersebut juga merupakan rumah sakit rujukan Covid-19, semua protokolnya sama seluruh Indonesia.

Biaya pemulasaraan jenazah dengan protokol covid-19 bisa mencapai 3 – 5 jutaan atau bahkan lebih, menyesuaikan ketentuan dari rumah sakit.

Lalu bagaimana dengan keluarga dhuafa jenazah non covid-19 yang tidak mampu menghadapi ketentuan tersebut dan tidak menyiapkan dana tidak terduga seperti ini? Berapa cost yang harus dikeluarkan? Jikapun ada, harus pinjam. Itu semakin memperburuk ekonomi keluarga yang awalnya memang tidak mampu. Mereka dalam kondisi sedang berduka, ditambah harus cari pinjaman ke sana ke mari.

 

Sebenarnya Kementerian Keuangan (Kemkeu) telah membuat satuan biaya penggantian atas biaya perawatan pasien virus corona dan penggantian biaya pemulasaraan jenazah Covid-19. Satuan biaya tersebut tertuang dalam lampiran Surat Menteri Keuangan Nomor S-275/MK.02/2020 tertanggal 6 April 2020. Biaya pemulasaraan setiap jenazah Covid-19 terdiri dari tujuh item. Itu terdiri dari pemulasaraan jenazah Rp 550.000, kantong jenazah Rp 100.000, peti jenazah Rp 1.750.000, plastik erat Rp 260.000, disinfektan jenazah Rp 100.000, transport mobil jenazah Rp 500.000 dan desinfektan mobil jenazah Rp 100.000.


Para pasien yang dikategorikan sebagai pasien terpapar corona ini, menurut dr. Didi Sumarjadi (Kepala Dinas Kesehatan Batam) sudah diatur dengan jelas di dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI, mulai dari ODP, PDP dengan penyakit penyerta hingga PDP yang terkonfirmasi positif Covid-19, semuanya ditanggung negara. Sumber: (https://regional.kompas.com/ 21 April 2020).



Namun fakta di lapangan, jenazah pasien ODP, PDP yang belum terkonfirmasi positif Covid-19 belum bisa ditanggung oleh rumah sakit. Apalagi yang non covid-19. Seperti yang terjadi di Warugunung Surabaya, indikasi types. Meninggal di rumah sakit, keluarga harus menebus 5 jutaan, untuk protokol covid-19. Ada lagi, ex wartawan Jawa Pos. Ia meninggal bukan karena Covid. Tapi jenazahnya tidak bisa diambil dari rumah sakit kalau tidak dimasukkan peti mati. Jadi fakta di lapangan saat ini, pasien yang meninggal di rumah sakit, hampir semuanya menggunakan protokol Covid-19. Namun semuanya kembali sesuai kebijakan dari rumah sakit.

Seperti yang kami dapatkan informasi dari salah satu rumah sakit pemerintah, semua pasien yang meninggal di ruang isolasi harus pakai peti mati. Kemudian di salah satu rumah sakit swasta, kebijakan wajib peti mati sesuai keputusan dokter paru. Dan di rumah sakit pemerintah lainnya, penyakit yang mengarah covid-19 kemudian di swab lalu meninggal, namun belum keluar hasilnya lebih aman pakai peti mati. Sekali lagi. Masing – masing rumah sakit memiliki kebijakan yang berbeda.


Jenazah Dimakamkan Sesuai Protokol Covid-19 Belum Tentu Positif

Achmad Yurianto Juru Bicara Pemerintah Untuk Percepatan Penanganan Covid-19 mengatakan, pemakaman jenazah menggunakan protokol Covid-19 belum tentu terkonfirmasi positif.

Yuri menjelaskan, dalam situasi saat ini bahwa jenazah yang dimakamkan baik itu ODP maupun PDP, semuanya harus berdasarkan protokol penatalaksanaan jenazah penyakit menular sesuai standar organisasi profesi kesehatan.



Jika memang semua yang positif maupun terpapar (ODP & PDP) sudah ditanggung pemerintah. InsyaAllah NH Zakat Kita hadir untuk membantu keluarga dhuafa yang bukan pasien Covid-19 agar bisa memenuhi biaya pemulasaraan jenazah dengan protokol Covid-19.



 ============================================================================

Salurkan sedekahmu dengan cara:

1. Pilih Nominal Donasi

2. Lengkapi Data Diri

3. Pilih metode pembayaran

4. Transaksi sesuai dengan metode pembayaran


Sahabat juga bisa membagikan halaman galang dana ini agar semakin banyak yang turut ikut berbuat kebaikan untuk keluarga Dhuafa yang sedang berduka.


Semoga sedekah yang kita keluarkan bisa memberikan kebaikan dan pahala yang berlimpah untuk kita serta memberikan kebahagiaan bagi penerima. Aamiin.

*

zakatkita.org

BREAKING NEWS !

Adalah Bapak Herman Sucipto, usia 57 tahun yang kemarin pagi (Kamis 9 Juli 2020) dijemput Allah SWT di Surabaya. Beliau yang bekerja sebagai driver di Banyuwangi sedang ke Surabaya untuk urusan pekerjaan, bersama anak laki-lakinya. Qodarullah, saat hendak perjalanan pulang, masih menunggu di ruang tunggu terminal Bungurasih, Allah menjemput Bapak Herman dengan Serangan Jantung. Tanpa gejala tanpa indikasi berarti, orang-orang sekitar yang menyadari lebih dulu ketimbang putranya. Kaget dan tidak percaya, akhirnya Bapak Herman dibantu relawan-relawan sidoarjo mengantarkan almarhum ke salah satu rumah sakit di Surabaya. Untuk pemeriksaan dan proses pemulasaran. Habis jatuh tertimpa tangga pula, almarhum merupakan warga kota Sukabumi dan tergolong saudara Dhuafa. Keluarga ingin dimakamkan di kota kelahiran namun biaya membengkak seiring aturan Protap COVID-19 jarak jauh (beda provinsi). Pengantaran ke Sukabumi wajib menggunakan peti mati. Alhamdulillah, Nurul Hayat memiliki program peti jenazah yang diperuntukkan bagi non-COVID19 dhuafa wajib kena protap COVID-19. Plus dengan layanan ambulan gratis bagi dhuafa, insyaAllah keluarga almarhum bisa melaksanakan prosesi pemakaman Bapak Herman sesuai harapan. Pulang ke kampung halaman.


Diluar kontroversi dan beberapa kontra lainnya dalam lini kematian dan COVID-19, tim Nurul Hayat ingin membuka mata hati #temanbaik semua lebih luas, lebih jembar. Ada kebutuhan dhuafa, fakir, miskin yang dikenal amilin zakat sebagai 8 ashnaf yang wajib mendapat fasilitas dan mengikuti aturan melaksanakan protap dengan status kesehatan non-COVID/non-reaktif. Alhamdulillah dengan dibukanya Program www.zakatkita.org/donasipetimati , saudara dhuafa kita jadi terbantu dan bisa melaksanakan prosesi pemakaman dengan tuntas.


Terimakasih #temanbaik atas dukungannya mewujudkan peti mati ini.


Dalam dokumentasi:

 



Hamba Allah

31 Jul, 2020

Rp 300.873

Imam Bahtiarudin

9 Jul, 2020

Rp 10.322

Gusti Allah paring pitedah bisa lewat bungah, bisa lewat susah

Hamba Allah

4 Jul, 2020

Rp 100.366

Smg manfaat

Ueueu

3 Jul, 2020

Rp 10.000

sembuhkan segala penyakit telinga dengung dan kandung kemih

Jimmy

3 Jul, 2020

Rp 10.000

Hamba Allah

3 Jul, 2020

Rp 500.000

براك الله فيكم

Hamba Allah

3 Jul, 2020

Rp 20.000

Hamba Allah

3 Jul, 2020

Rp 10.000

Hajar Rafika Rani

3 Jul, 2020

Rp 50.000

Hamba Allah

3 Jul, 2020

Rp 10.000

Hamba Allah

30 Jun, 2020

Rp 1.349

Fahmi

21 Jun, 2020

Rp 200.000

Syafrizal bin Zakaria

20 Jun, 2020

Rp 10.000

Smb

19 Jun, 2020

Rp 100.117

Semoga bermanfaat dan berkah. Semoga pandemi ini segera diangkat Allah

Anonim

12 Jun, 2020

Rp 500.363

Semoga Allah mengkaruniahkan Shahid bagi yang meninggal Dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan

Hamba Allah

12 Jun, 2020

Rp 10.000

Semoga bermanfaat

Hamba Allah

12 Jun, 2020

Rp 100.099

Mudah-mudahan manfaat.

Hamba Allah

12 Jun, 2020

Rp 621.691

Hamba Allah

12 Jun, 2020

Rp 50.121

Semoga bermanfaat untuk keluarga yang membutuhkan







Chat WA