Penggalang Dana Oleh
Identitas terverifikasi
Terkumpul
dari target Rp 42.000.000
Tersisa
Bertambahnya jumlah penduduk, berbanding lurus dengan semakin banyak sampah
rumah tangga yang juga bertambah banyak. Persoalan sampah merupakan tantangan
utama yang mengancam keberlanjutan pembangunan kota. Sampah organik rumah
tangga yang selama ini terbuang sia-sia, bisa memberi nilai tambah. Penciptaan
nilai tambah dari sampah organik rumah tangga, bisa dilakukan dengan budidaya
Maggot dan Kasgot. Maggot (belatung atau larva dari Black Soldier Fly/BSF)
berguna untuk mereduksi bau/polusi baunya berkurang dan Kasgot (media bekas
Maggot) sangat bagus digunakan sebagai pupuk organik.
Budidaya maggot menurut Boethdy Angkasa dari Dirjen Peternakan dan
Kesehatan Hewan, Kementrian Pertanian (2021), dengan budidaya maggot mampu
menjawab 2 tantangan ekologis:
1. Maggot dapat mengonsumsi sampah organik secara cepat. Solusi untuk
permasalahan sampah rumah tangga.
2. Dari aspek ekonomi, maggot merupakan alternatif bahan pakan sumber protein yang tinggi energi dan menghasilkan pupuk organik yang kaya dari bekas larva dengan waktu yang lebih singkat dibanding metode konvensional.
Budidaya maggot ini akan disentralisasi dengan ternak ayam petelur dan
lele. Nantinya maggot menjadi pakan utama sehingga bisa menekan biaya pakan
konsentrat yang mahal. Jika untuk pakan ayam petelur maka komposisinya 60%
maggot, 20% jagung dan 10% dedak katul. Sedangkan untuk ikan maka maggot bisa
menggantikan konsentrat full 100%.
Kandang maggot akan dibuat dibuat diatas lahan seluas 5 meter x 10 meter.
Nanti ada teras seluas 3 meter x 10 meter untuk kandang ayam, tempat pakan
maggot, alat kebersihan, dan perlengkapan lainnya. Pemberdayaan ini bersifat
kelompok berupa pembentukan paguyuban dan koperasi. Nantinya hasil budidaya
pemberdayaan akan dijual melalui satu pintu yaitu koperasi.
Dibutuhkan dana sebesar Rp. 40.000.000 untuk material pembuatan kandang,
peralatan, pembelian bibit dan operasional. Harapannya dengan program
pemberdayaan budidaya maggot yang disentralisasi dengan ternak ayam petelur dan
lele menjadi solusi bagi sampah organik rumah tangga dan menggerakan serta
meningkatkan ekonomi masyarakat.
Mari gotong royong dengan zakat produktif atau
sedekah bersama mewujudkan program pemberdayaan budidaya maggot ini
==========================================
Salurkan sedekah terbaik Anda
dengan cara:
1. Pilih Nominal Donasi
2. Lengkapi Data Diri
3. Pilih metode pembayaran
4. Transaksi sesuai dengan
metode pembayaran
Sahabat juga bisa membagikan
halaman galang dana ini agar semakin banyak yang turut ikut berbuat
kebaikan.
Semoga sedekah yang kita
keluarkan bisa memberikan kebaikan dan pahala yang berlimpah untuk kita serta
memberikan kebahagiaan bagi penerima manfaat. Aamiin.
Hamba Allah
23 Mar, 2025
Rp 50.038
Alhamdulillah
Hamba Allah
21 Mar, 2025
Rp 50.000
Hamba Allah
19 Mar, 2025
Rp 5.000
Hamba Allah
19 Mar, 2025
Rp 1.000
Hamba Allah
18 Mar, 2025
Rp 5.000
Bismillah semoga bermandaat
Hamba Allah
18 Mar, 2025
Rp 2.000
Bismillah sedekah subuh
Hamba Allah
18 Mar, 2025
Rp 1.000
Hamba Allah
17 Mar, 2025
Rp 2.000
Bismillah sedekah subuh
Hamba Allah
16 Mar, 2025
Rp 2.000
Bismillah semoga bermanfaat
Hamba Allah
16 Mar, 2025
Rp 1.000
Hamba Allah
15 Mar, 2025
Rp 2.000
Bismillah sedekah subuh
Hamba Allah
14 Mar, 2025
Rp 3.000
Bismillah semoga berkah
Hamba Allah
13 Mar, 2025
Rp 5.000
Bismillah semoga berkah
Bismillahirrahmanirrahim
Saya niat berzakat karena Allah ta'ala, atas nama:
Total Rp 0