Cinque Terre

SEDEKAH AIR UNTUK KEMANUSIAAN

KEKERINGAN MELANDA INDONESIA MENGANCAM 48 JUTA JIWA.

Sejak pertengahan Juli 2019, BNPB telah resmi mengumumkan siaga darurat kekeringan. Maksudnya adalah mulai persiapan menyambut kekeringan untuk wilayah yang beresiko tinggi mengalami kekeringan.

Wilayah yang terpeta memiliki resiko tinggi rawan kekeringan tahun ini adalah provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Jogjakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Kekeringan sendiri beragam macamnya, ada yang kekurangan debit sumber air, jarak untuk bisa dapatkan air bersih yang jauh sampai didesanya tidak memiliki sumber air sama sekali, akhirnya setiap hari harus beli air bersih agar bisa mandi memasak dan minum. Untuk skala negara kepulauan macam negara kita ini sungguh miris, banyaknya sumberdaya alam yang disediakan oleh semesta belum maksimal bisa dimanfaatkan dengan bijak.

LAZNAS Nurul Hayat hadir dengan program Air Kehidupannya bersama personil tim Aksi Tanggap Bencananya, akan menembus desa-desa yang kesulitan mendapat sumber air bersih. Kegiatan kita berupa giat dropping air, pembangunan pipa, hingga perencanaan instalasi sumber air bersih.

Menurut bagian Bidang Air Bersih BNPB dan didukung oleh data perkiraan dari BMKG, perkiraan musim kemarau secara keseluruhan bisa sampai Januari 2020 mendatang, "Untuk beberapa wilayah mungkin hanya berlangsung 1-2 bulan, mbak. Sebagian 2-4 bulan mengikuti masa musim kemarau berlangsung, khusus satu dua wilayah yang tergolong ekstrem bisa sampai januari besok (tahun depan)", tanggap Pak Andrie, bagian bidang Air Bersih BNPB.

Jadi, apa kalian siap bergabung pada episode SIAGA DARURAT KEKERINGAN kita? Informasi lebih lengkap tentang giat aksi kami, bisa teman-teman hubungi kantor cabang Nurul Hayat terdekat. Berani menolong itu baik.

Transfer kepedulian Anda melalui rekening:

BCA:  6750-584-878

MANDIRI:  142-0014-773-815

BSM:  709-072-2497

CIMB NIAGA SYARIAH:  86-000-2630-800 

a.n Yayasan Nurul Hayat